Pengobatan Gonore Atau Kencing Nanah 

Pengobatan Gonore Atau Kencing Nanah dengan cara herbal memang terbukti lebih efektif dibandingkan dengan pengobatan dengan obat-obatan kimia. Obat tradisional kencing nanah herbal ini bersifat membersihkan bakteri dari dalam tubuh sehingga tidak hanya meredakan tetapi mengeluarkan semua bakteri yang menyebabkan infeksi Gonore atau Kencing Nanah ini. Selain tanpa efek samping tentunya obat ini tidak menimbulkan ketergantungan dan sangat baik jika dikonsumsi sebagai suplemen daya tahan tubuh atau jamu kencing nanah. Berikut adalah penjelasan cara mengobati penyakit gonore dengan menggunakan kapsul Gang Jie dan Gho Siah dari De Nature : 

Gang Jie & Gho Siah

POM TR. 163 394 871 & POM TR. 163 395 341

Dosis & Aturan Pakai :
– Gang Jie – Diminum sehari 3 kali 2 kapsul
– Gho Siah – Diminum sehari 3 kali 2 kapsul

Komposisi :

Gang Jie
50 Kapsul @ 500 mg
Tiap Kapsul Mengandung
– Orthosiphonis Folium : 200 mg
– Imperatae Rhizoma : 150 mg
– Andrographidis Folium : 150 mg

Gho Siah
50 Kapsul @ 500 mg
Tiap Kapsul Mengandung
– Lumbricus rubellus ekstrak : 500 mg

Berkhasiat Untuk :

1. Sebagai Antivirus
2. Mengobati Saluran Kencing
3. Untuk Memulihkan Stamina
4. Memoerbaiki Jaringan Sel Pada Bagian Urectric
5. Menjaga Kesehatan Tubuh

Pengertian Gonore Atau Kencing Nanah

Pengobatan Gonore Atau Kencing Nanah

Pengobatan Gonore Atau Kencing Nanah

Gonore atau kencing nanah adalah salah satu penyakit menular seksual yang umum dan penyebab penyakit gonore ini adalah bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Pria maupun wanita bisa terjangkit penyakit ini. Bakteri gonococcus biasanya ditemukan di cairan penis dan vagina dari orang yang terinfeksi.
 
Bakteri penyakit ini bisa menyerang dubur, serviks (leher rahim), uretra (saluran kencing dan sperma), mata, dan tenggorokan.

Gejala Gonore Atau Kencing Nanah

Infeksi gonore sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun apabila gejalanya muncul, infeksi gonore bisa berdampak pada berbagai organ tubuh selain sistem reproduksi.
 
Periode inkubasi atau masa terpapar bakteri hingga muncul gejala biasanya sekitar 10 hari. Tetapi ini tidak sama untuk tiap penderita, dan terkadang tidak muncul hingga berbulan-bulan.
 
Salah satu kondisi yang menyebabkan penyakit tidak terobati selama beberapa saat adalah karena sekitar 10 persen pria yang terinfeksi dan 50 persen dari wanita yang terinfeksi tidak mengalami gejala sama sekali.
 
Gejala gonore yang sering muncul, baik pada pria maupun wanita, di antaranya adalah buang air kecil terasa sakit atau perih dan keluarnya cairan tidak normal berwarna putih, kuning, atau hijau dari vagina atau penis.
 
Selain itu ada juga gejala pada pria yang jarang terjadi, seperti rasa sakit pada testis, serta radang atau pembengkakan pada kulup.
 
Beberapa wanita juga bisa mengalami gejala seperti demam, menstruasi yang lebih berat, perdarahan usai melakukan hubungan seks, perut bagian bawah terasa sakit, pembengkakan pada vulva, dan perdarahan di antara masa menstruasi.
 
Pria dan wanita juga bisa terkena infeksi di tenggorokan, dubur, dan mata karena melakukan seks oral atau anal.
 
Konjungtivitis bisa terjadi jika sperma atau cairan vagina yang terinfeksi mengenai mata. Infeksi pada mata bisa menyebabkan pembengkakan, keluarnya cairan dari mata, iritasi, dan rasa sakit. Sementara infeksi pada tenggorokan biasanya tidak menimbulkan gejala.
 
Infeksi pada dubur bisa menyebabkan keluarnya cairan, rasa sakit, dan tidak nyaman. Gonore juga bisa menjangkiti persendian dan membuat persendian terasa sakit saat digerakkan, bengkak, berwarna merah, hingga terasa hangat.
 
Jika gonore dibiarkan begitu saja dan tidak diobati, infeksi akan terus berkembang dan ada kemungkinan terjadi komplikasi yang serius, termasuk kesuburan. Jadi sangat disarankan untuk memeriksakan diri jika Anda merasa memiliki risiko terinfeksi, bahkan walau tidak memiliki gejala yang jelas, atau gejala telah hilang dengan sendirinya.

Pencegahan Gonore Atau Kencing Nanah

Mencegah peyakit menular seksual, termasuk gonore, lebih mudah daripada mengobatinya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjangkit gonore:
  • Berkomunikasilah dengan pasangan sebelum Anda melakukan hubungan seksual. Beberapa pertanyaan seperti riwayat hubungan seksual sebelumnya, jumlah partner seksual, serta jenis pengaman yang digunakan dapat menjadi informasi penting. Perlu diingat bahwa seseorang bisa saja terjangkit menular seksual tanpa menyadarinya.
  • Bertanggung jawab atas aktivitas seksual Anda. Hindari hubungan seksual apabila Anda mengidap gonore, atau sedang dalam pengobatan untuk gonore. Hindari pula berhubungan seksual dengan orang yang mengidap gonore.
  • Jangan berganti-ganti pasangan. Risiko tertular gonore dan penyakit menular seksual lainnya akan meningkat apabila Anda berganti-ganti pasangan seksual.
  • Gunakan pelindung (kondom). Kondom dapat menurunkan risiko terjangkit gonore dan penyakit menular seksual lainnya seperti klamidia dan HIV. Selalu gunakan kondom saat melakukan hubungan dengan pasangan baru, hingga benar-benar terbukti bahwa pasangan Anda bebas dari penyakit menular seksual.

 

Sumber : www.alodokter.com