Awas ! Kebiasaan mencukur rambut kemaluan dapat membuat iritasi atau luka pada kulit !

Kutil Di KemaluanKebiasaan mencukur rambut kemaluan dapat membuat iritasi atau luka pada kulit. Hal ini dapat merusak jaringan folikel rambut di bawah kulit yang kemudian mempermudah bakteri untuk menyebabkan infeksi dan peradangan pada folikel rambut atau yang disebut folikulitis.

Bakteri yang menimbulkan infeksi ini adalah bakteri Staphylococcus aureus. Folikel rambut yang mengalami peradangan akan menimbulkan benjolan-benjolan kecil seperti jerawat yang berisi nanah.Di samping munculnya benjolan ini, kulit sekitarnya juga akan memerah dan dapat menimbulkan gatal atau rasa perih. Folikulitis ringan biasanya tidak membutuhkan penanganan khusus. Pada folikulitis ringan, biasanya salep antibiotik saja sudah dapat menanganinya. Selainitu, kompres air hangat juga dapat membantu penyembuhannya. Hindari penggunaan pakaian yang ketat. Apabila kondisi ini berulang atau memburuk dan tidak kunjung sembuh, biasanya Anda akan diobati dengan antibiotik minum. Folikulitis berbeda dengan kutil kelamin. Kutil kelamin alah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi virus human papilloma (HPV).

Biasanya kutil kelamin dijumpai berkelompok, warnanya sama dengan warna kulit sekitarnya, dan dapat terasa gatal. Untuk mencegah perburukan kondisi ini, Anda tidak disarankan untuk mencukur rambut kemaluan. Selain itu, Anda juga harus menjaga kebersihan area ini. Ketika berhubungan badan, sebaiknya area ini tidak disentuh apalagi jika terjadi seks oral karena di dalam rongga mulut mengandung banyak baketri sehingga hal ini dapat memperburuk kondisi yang Anda alami. Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter sehingga dokter dapat memeriksa kondisi area ini dan memberikan penanganan yang tepat.

Sumber : www.alodokter.com

Tag:, , , ,

Tinggalkan Balasan