Penyebab Epilepsi

Berdasarkan penyebab yang diduga mendasarinya, epilepsi dibagi menjadi tiga, yakni simptomatik, kriptogenik, dan idiopatik.

Pada epilepsi kriptogenik dan idiopatik, penyebab pastinya belum diketahui. Epilepsi idiopatik adalah epilepsi yang mana otak penderita dan kemampuan kognitifnya sama sekali tidak menunjukkan masalah. Sedangkan untuk epilepsi kriptogenik, walau pemeriksaan otak penderitanya normal, gangguan belajar atau kognitif penderitanya menandakan bahwa kerusakan pada otak telah terjadi.

Untuk epilepsi simptomatik, beberapa faktor yang diduga menjadi penyebabnya adalah cacat saat lahir, kelumpuhan otak, cedera pada kepala, tumor, stroke, meningitis, dan mengonsumsi narkoba atau alkohol secara berlebihan. Selain itu, kekurangan oksigen pada bayi selama proses kelahirannya, juga diduga sebagai salah satu penyebab epilepsi simptomatik.

Mengenali hal-hal yang dapat menjadi pemicu kejang
Jika Anda merupakan penderita epilepsi, ada baiknya mengenali hal-hal yang dapat memicu kejang agar Anda dapat melakukan pencegahan atau antisipasi. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kejang, diantaranya:

  • Lelah akibat kurang tidur
  • Tidak mengonsumsi obat anti-epilepsy secara teratur
  • Tekanan emosional
  • Kadar gula darah yang rendah
  • Demam
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Penggunaan narkoba
  • Saat menstruasi pada wanita, yaitu ketika otak dipengaruhi oleh perubahan hormon-hormon pada masa tersebut
  • Lampu berkedip atau cahaya yang menyilaukan
  • Makanan tertentu misalnya yang mengandung banyak kafein.

Sumber : www.alodokter.com

Diagnosis Epilepsi

Tag:, , , , , , , , ,