Diagnosis Ejakulasi Dini

Sebelum memberikan pengobatan, tentunya dokter akan mencari tahu penyebab ejakulasi dini dan kesehatan pasien terlebih dahulu secara keseluruhan. Beberapa hal yang mungkin ditanyakan dokter adalah mengenai:

  • Kondisi kesehatan, misalnya apakah pasien memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, atau diabetes.
  • Obat-obatan yang dikonsumsi.
  • Riwayat kesehatan keluarga sebagai kemungkinan adanya kondisi turunan.
  • Cedera yang mungkin pernah dialami pasien pada area panggul atau operasi yang mungkin pernah dia jalani di area tersebut.
  • Kesehatan jiwa dan pikiran.
  • Aspek-aspek dalam gaya hidup, seperti jenis makanan apa yang dikonsumsi dan berapa banyak alkohol yang diminum pasien tiap hari.

Penting bagi pasien untuk menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan dokter secara jujur agar pasien bisa menerima pengobatan yang efektif.

Selain bertanya mengenai riwayat kesehatan dan gaya hidup, dokter juga mungkin akan melakukan tes urin untuk memastikan tidak adanya infeksi. Jika pasien mengalami ejakulasi dini, kesulitan memertahankan ereksi, atau bahkan sulit untuk ereksi, tes darah juga akan disarankan untuk memeriksa kadar hormon testosteronnya.

Jika dokter mencurigai kemungkinan cedera atau infeksi pada area panggul sebagai penyebab ejakulasi dini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik.

Bagi manula yang sudah berusia di atas 50 tahun, pemeriksaan dubur dilakukan untuk memeriksa kelenjar prostat. Selain itu tekanan darah dan detak jantung akan diukur juga.

Sumber : www.alodokter.com

Pengobatan Ejakulasi Dini

Tag:, , , , , , , , ,