Penyebab Cacar Air

Cacar air yang disebabkan oleh virus varisela zoster ini dapat menular dengan sangat mudah dan cepat. Penularannya dapat melalui kontak langsung dengan pengidap atau lewat percikan bersin atau batuk pengidap. Anda bahkan dianggap sudah terpajan virus cacar air jika telah mengalami kontak langsung atau pernah satu ruangan dengan pengidap selama 15 menit.

Saat-saat yang harus dihindari terutama 2-3 hari sebelum ruam muncul sampai bintil mengering dan menjadi koreng (sekitar seminggu setelah munculnya ruam).

Selain itu, risiko Anda untuk tertular penyakit ini juga akan meningkat jika Anda:

  • Belum pernah terkena cacar air.
  • Belum menerima vaksin cacar air.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Bekerja di tempat umum seperti di sekolah atau rumah sakit.

Pengidap cacar air biasanya tidak perlu menjalani tes atau pemeriksaan medis untuk proses diagnosis. Anda kemungkinan besar mengidap cacar air jika Anda mengalami gejala utama, misalnya demam ringan yang diikuti dengan kemunculan ruam. Bintik merah akibat cacar air juga memiliki tekstur signifikan sehingga mudah dikenali.

Hubungi dokter jika Anda merasa ragu atau memiliki kondisi khusus, misalnya:

  • Terjadi kontak dengan pengidap cacar air atau Anda mengalami gejala cacar air dan Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang menurun, sedang mengandung, atau memiliki bayi berusia di bawah satu bulan.
  • Anda mengidap cacar air saat menyusui. Dokter akan memeriksa dan memutuskan apakah Anda tetap boleh menyusui atau tidak.

Dokter juga dapat mengadakan tes darah sederhana untuk memastikan gejala Anda dan melihat apakah Anda memiliki kekebalan terhadap cacar air atau tidak.Keberadaan antibodi virus cacar air di dalam tubuh menunjukkan bahwa Anda sudah terlindungi dari penyakit tersebut. Tetapi jika tidak memilikinya, dokter akan memantau perkembangan kondisi.

Sumber : www.alodokter.com

Pengobatan Cacar Air

Tag:, , , , ,