Gejala Autisme

Kemunculan gejala autisme pada tiap penyandang sangat bervariasi sehingga tingkat keparahannya sulit dipastikan. Pengetahuan tentang indikasi dan gejala autisme, termasuk tentang sindrom Asperger yang berhubungan dengan tahap perkembangan anak, sangat berguna bagi orang tua. Berikut adalah beberapa gejala umum yang mungkin dapat membantu Anda untuk lebih waspada.

Gejala Dalam Interaksi dan Komunikasi Sosial

  • Perkembangan bicara yang lamban (misalnya tidak bisa bicara lebih dari 10 kata saat usianya dua tahun) atau sama tidak bisa bicara.
  • Tidak pernah mengungkapkan emosinya
  • Tidak peka terhadap perasaan orang lain.
  • Tidak merespons saat namanya dipanggil, meski indera pendengarannya normal.
  • Tidak mau bermanja-manja atau berpelukan dengan orang tua atau saudara.
  • Cenderung menghindari kontak mata.
  • Jarang menggunakan bahasa tubuh serta ekspresi wajah saat berkomunikasi.
  • Tidak bisa memulai percakapan, meneruskan obrolan, atau hanya bicara saat meminta sesuatu.
  • Nada bicara yang tidak biasa, misalnya datar seperti robot.
  • Sering mengulang kata-kata dan frasa, tapi tidak bisa menggunakannya dengan tepat.
  • Cenderung terlihat tidak memahami pertanyaan atau petunjuk yang sederhana.
  • Tidak memahami interaksi sosial yang umum, misalnya cara menyapa.

Gejala Dalam Pola Perilaku

  • Memiliki kelainan dalam pola gerakan, misalnya selalu berjinjit.
  • Lebih suka rutinitas yang familier dan marah jika ada perubahan.
  • Tidak bisa diam.
  • Melakukan gerakan repetitif, misalnya mengibaskan tangan, mengayunkan tubuh ke depan dan belakang, atau menjentikkan jari.
  • Cara bermain repetitif dan tidak imajinatif, misalnya menyusun balok berdasarkan ukuran atau warna daripada membangun sesuatu yang berbeda.
  • Hanya menyukai makanan tertentu, misalnya memilih makanan berdasarkan
  • tekstur atau warna.
    Sangat terpaku pada topik atau kegiatan tertentu dengan intensitas fokus yang berlebihan.
  • Cenderung sensitif terhadap cahaya, sentuhan, atau suara, tapi tidak merespons terhadap rasa sakit.

Gangguan Lain dan Autisme
Penyandang autisme umumnya juga memiliki gejala atau pengaruh dari gangguan yang lain, misalnya hiperaktif (ADHD), epilepsi, sindrom Tourette, gangguan obsesif kompulsif (OCD), depresi, gangguan cemas menyeluruh, gangguan belajar, serta gangguan bipolar.

Tiap gangguan tersebut mungkin membutuhkan penanganan secara terpisah, misalnya obat-obatan atau terapi perilaku kognitif.

Sumber : www.alodokter.com

Artikel Terkait : Penyebab Autisme

Tag:, , , ,