Diagnosis Autisme

Sebagian besar orang tua menyadari gejala-gejala autisme saat anak mereka berusia 2-3 tahun, tetapi ada juga yang tidak terdeteksi sampai penyandangnya dewasa.

Langkah Diagnosis Autisme pada Anak-anak

Jika Anda mencemaskan perkembangan anak Anda, pastikan Anda mengonsultasikannya pada dokter. Jika dokter mencurigai adanya gejala autisme, Anda biasanya akan dirujuk pada para spesialis untuk diagnosis autisme lebih lanjut seperti psikolog, psikiater, dokter spesialis anak, dan ahli terapi wicara.

Tidak ada pemeriksaan medis spesifik yang dapat digunakan untuk mengonfirmasi autisme. Kelainan ini biasanya didiagnosis berdasarkan gejala yang ditunjukkan oleh sang anak.

Yang umum dilakukan adalah pemeriksaan fisik untuk menghapus kemungkinan adanya penyakit lain dan sejumlah pertanyaan mengenai perkembangan, kesehatan, serta informasi mengenai perilaku anak biasanya akan dikumpulkan dari pihak-pihak yang bersangkutan. Misalnya, dokter dan staf penitipan anak maupun sekolah.

Pemeriksaan penunjang juga akan dilakukan jika dokter merasa perlu. Sang anak biasanya akan diminta untuk mengikuti sejumlah kegiatan agar kemampuan dan aktivitasnya bisa diamati serta diperiksa secara khusus. Pemeriksaan terfokus ini meliputi kemampuan bicara, perilaku, pola pikir anak, dan interaksi dengan orang lain. Selain itu, para spesialis akan menanyakan riwayat kesehatan keluarga dan perkembangan anak secara mendetail pada orang tua.

Tetapi hasil pemeriksaan ini belum tentu bisa mendiagnosis autisme secara pasti. Jika para spesialis tidak bisa mengkonfirmasi diagnosis autisme meski pemeriksaan tersebut sudah selesai, anak Anda mungkin dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan ulang saat usianya lebih tua dan gejala autisme makin terlihat.

Diagnosis akan memberikan gambaran jelas di balik sikap dan kepribadian anak Anda. Reaksi yang umum dirasakan para orang tua saat pertama mendengar bahwa anak mereka menderita kelainan autisme adalah terkejut dan tidak percaya karena mencemaskan masa depan sang anak.

Tetapi proses ini juga akan memberi kesempatan agar Anda dapat membimbing perkembangan dan pertumbuhan mereka. Anda bisa mencari informasi sebanyak mungkin tentang autisme serta penanganannya lewat Masyarakat Peduli Autis Indonesia (MPATI), Yayasan Autisma Indonesia, serta International Center for Special Care in Education (ICSCE).

Langkah Diagnosis Autisme Pada Orang Dewasa

Banyak orang yang menyadari gejala autisme mereka saat sudah dewasa. Mereka cenderung takut untuk didiagnosis karena merasa akan dikucilkan dan diremehkan. Tapi sebenarnya langkah diagnosis autisme saat dewasa dapat membantu para penyandang serta keluarga untuk memahami gangguan ini dan memutuskan jenis bantuan yang tepat.

Hubungi dokter jika Anda merasa memiliki gejala autisme. Anda juga bisa meminta rujukan untuk psikiater atau psikolog agar dapat menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber : www.alodokter.com

Artikel Terkait : Pengobatan Autisme

Tag:, , , ,